Peta Garis Keturunan Paternal Wallacea-Sahul


Garis paternal C, M, S, hanya ada di sebelah timur Wallace's Line

Garis paternal C2, M, S, hanya ada di sebelah timur Wallace’s Line

Peta garis keturunan paternal manusia di dunia disusun berdasarkan penelitian Chiaroni et al. 2009, dengan tambahan peta Y-DNA M dan Y-DNA S (keduanya indigenous di Papua dan Papua Nugini), yang juga garis keturunan di mana genetik material warisan Denisovan banyak ditemukan. Satu garis keturunan lagi yang juga merupakan garis keturunan tertua, dan memiliki material genetik warisan Denisovan adalah Y-DNA C2 (C-M38, mendominasi Wallacea, dan Papua bagian pesisir barat) dan C4 (C-M347, DYS390.1del, hanya ada pada populasi Aborigin Australia), namun sayang belum bisa menyediakan peta detailnya.

Geografi Y-DNA C (Australasia hanya C2 dan C4)

Geografi Y-DNA C (Australasia hanya C2 dan C4)

Tiga garis keturunan paternal yang mewarisi genetik material dari Denisovan ini hanya ada di sebelah timur Wallace’s Line. Garis keturunan Y-DNA C-RPS4Y* bisa jadi sudah ada di Wallacea 88-122 ribu tahun yang lalu, berdasarkan analisis HGDP00545,  HGDP00546, HGDP00547 (sample dari Koinambe dengan genetik material Denisovan tertinggi). Sedangkan garis keturunan Y-DNA M dan S menyusul kemudian berdasarkan analisis HGDP00540-HGDP00556. Menurut penelitian Lippold et al. (2014), komposisi populasi Papua dan Papua Nugini adalah 23,1% Y-DNA C, 61,5% Y-DNA S, dan 15,4% Y-DNA M. Y-DNA S lebih mendominasi pegunungan Papua Nugini dan bagian selatan, sedangkan Y-DNA M lebih mendominasi pegunungan Papua sampai Sepik (bagian utara PNG). C2 mendominasi Wallacea dan pesisir barat Papua hingga kepala burung.

Peta di atas sebagai awal investigasi kaitan antara garis keturunan paternal C (khusus Australasia), M dan S; Denisovan, Homo floresiensis, dan Homo erectus. Kita akan menelusuri garis keturunan paternal C sampai di mana. Kemudian garis keturunan M yang banyak dijumpai pada populasi pygmy (Rampasasa di Flores, dan pegunungan Papua seperti suku Yali, Una, Ketengban, Kosipe), sedangkan garis keturunan S banyak dijumpai di pegunungan PNG seperti suku Huli, Gimi dan Goroka.

Geografi Y-DNA M

Geografi Y-DNA M

 

Geografi Y-DNA S

Geografi Y-DNA S

Pohon filogenetik garis paternal Wallacea-Sahul:

Garis keturunan paternal C di Wallacea-Sahul

Garis keturunan paternal C di Wallacea-Sahul

 

Garis keturunan paternal M di Wallacea-Sahul

Garis keturunan paternal M di Wallacea-Sahul

 

Garis keturunan paternal S di Wallacea-Sahul

Garis keturunan paternal S di Wallacea-Sahul

Update: November 2015

Study terbaru tentang garis paternal Sahul mengungkap bahwa C-M347, K-M526* (bisa jadi semuanya adalah K-P60 per Karafet et al, 2014), dan S-P308, artinya ketiganya bukan migran. Mereka lahir dan mengalami spesiasi di Australia. Seperti halnya garis paternal Wallacea C-M38, M-M4, dan S-M254.

Umur garis keturunan K-M526 bisa jadi memang minimal 50.000-40.000 tahun, garis keturunan tersebut terkait dengan kekerabatan populasi Australasia dan Eurasia. Namun garis keturunan C-M130 bisa jadi sangat tua, perlu analisis ancient DNA untuk itu.

Update: November 2016

Y chromosome tree 2016

Y chromosome tree 2016

Update filogenetik yang disusun berdasarkan lebih dari 600 ribu SNP dari populasi seluruh dunia, merepresentasikan garis paternal Wallacea-Sahul merupakan kerabat dekat garis paternal Australia dan Pasifik. Anda bisa melihat relasi populasi Wallacea-Papua Barat dengan populasi aborigin Australia.

Yang menarik disini adalah tingginya keragaman garis paternal K2b1 di Wallacea-Sahul mengkonfirmasi divergensi terjadi di Sunda. Sedangkan garis paternal Polynesian motif (C-P33) merupakan garis keturunan populasi Wallacea adalah kemungkinan yang makin sulit terbantahkan.

 

Update: May 2017

Ada yang perlu diperhatikan dengan serius terkait penentuan wilayah asal haplogroup berdasarkan NRY (garis paternal, tanpa rekombinasi) yang selama ini dianut oleh konsensus akademik. Dalam paradigma yang dianut konsensus akademik (selama ini menggunakan paradigma Sapir), keragaman genetik tertinggi menentukan sumber populasi. Namun di sini perlu diperhatikan, bahwa paradigma Sapir tidak berlaku dalam garis paternal (NRY), karena garis keturunan dimulai dari salinan tunggal. Artinya manusia awal memiliki keragaman yang labih kecil dibandingkan keturunannya. Sehingga, jika diaplikasikan pada data populasi modern, maka yang akan kita lihat adalah keragaman STR haplotype, di mana populasi dengan haplogroup tertentu migrasi dari wilayah yang keragamannya lebih rendah menuju daerah dengan keragaman tinggi (dengan catatan masih dalam haplogroup yang sama). Namun jika membandingkan seluruh haplotype satu populasi dengan populasi lainnya, perlu beberapa faktor yang dipertimbangkan, seperti apakah keduanya sharing haplotype, bottleneck, dll.

Sebagai contoh, migrasi NRY haplogroup C di Wallacea-Sahul, jika mengikuti konsensus akademik, maka migrasi dimulai dari Papua Nugini, kemudian menuju ke arah Papua Barat dan Wallacea, serta menuju ke Australia. Hal ini kontradiktif dengan banyak penelitian genetika, bahwa migrasi bermula dari Sunda ke Sahul, dan perpisahan terjadi sebelum menginjakkan kaki di Sahul atau sesaat setelah menginjakkan kaki di Sahul. Sedangkan jika tidak mengikuti konsensus akademik, bahwa arah migrasi bermula dari keragaman STR haplotype yang lebih rendah (Wallacea dan Papua Barat) menuju Australia dan Papua Nugini. Anomali di sini hanya keberadaan keragaman STR haplotype yang sangat rendah di Kepulauan Cook. Penjelasan yang mungkin adalah sample terlalu sedikit, atau migrasi dari Wallacea pada masa sejarah.

Iklan

5 responses to “Peta Garis Keturunan Paternal Wallacea-Sahul

  1. Ping-balik: Menelusuri Jejak Denisovan Di Tempat Yang Salah | The Forgotten Motherland·

  2. Ping-balik: Rute Migrasi dari Sunda ke Sahul | The Forgotten Motherland·

  3. Ping-balik: Kaitan Genetika Dan Bahasa Di Sumba | The Forgotten Motherland·

  4. Ping-balik: Kaitan Genetik Dan Bahasa Di Sumba | The Forgotten Motherland·

  5. Ping-balik: Setruktur Genetik Aborigin Australia | The Forgotten Motherland·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s